Pengujian ASTM B117 – Pertanyaan Umum
1. Mengapa saya perlu menjalankan tes ASTM B117?
ASTM B117 adalah uji semprotan garam yang digunakan untuk menghasilkan informasi ketahanan korosi relatif untuk spesimen logam dan logam berlapis yang terpapar dalam lingkungan korosif terstandar. Ini diakui secara internasional dan digunakan secara luas di industri berikut: otomotif, cat dan pelapis, dirgantara, dan militer (sebagai bagian dari standar MIL-STD-810).
2. Informasi apa yang perlu saya berikan ke laboratorium?
Sebelum Kejian Laboratories menyiapkan pengujian khusus Anda, kami perlu mengetahui berapa banyak spesimen uji (biasanya 1) per produk/bahan yang ingin Anda uji, dimensi spesimen, jam durasi pemaparan, persiapan sampel dan persyaratan pembersihan, orientasi sampel, inspeksi visual, interval waktu, dan evaluasi pasca pengujian. Saat Anda menghubungi kami, kami akan memandu Anda lebih lanjut melalui proses ini.
3. Berapa ukuran sampel yang harus saya gunakan?
Ukuran sampel sangat bervariasi dan bergantung pada aplikasinya. Dapat berupa sekrup kecil hingga sub-rakitan besar, misalnya radiator truk dengan braket pendukung. Anda ingin memastikan bahwa Anda menguji sampel yang mewakili kehidupan.
4. Hasil apa yang dapat saya harapkan dari tes ASTM B117?
Hasil yang Anda peroleh dari pengujian semprotan garam akan memungkinkan Anda mengukur seberapa baik logam, permukaan, atau lapisan Anda dalam menahan korosi. Logam dan permukaan yang berbeda dapat menunjukkan jumlah ketahanan yang berbeda terhadap korosi, dan pengujian ASTM B117 akan memungkinkan Anda untuk membandingkannya. Hal ini juga memungkinkan Anda menilai kecenderungan suatu permukaan terhadap korosi ketika tergores (jika sampel Anda diberi label ASTM D1654) serta daya rekat lapisannya.
5. Berapa lama eksposur yang harus saya gunakan?
Waktu pemaparan sangat bervariasi tergantung pada fungsi aplikasi produk Anda. Tidak ada cara untuk memprediksi bahwa “X” jam dalam uji semprotan garam akan mensimulasikan persis “X” tahun di lapangan, karena pengujian ini tidak mewakili skenario kehidupan nyata yang spesifik. Namun semakin lama sampel Anda dapat disimpan di dalam lemari tanpa menunjukkan tanda-tanda degradasi, maka sampel tersebut akan semakin tahan terhadap korosi. Sebagai referensi, bagian dekoratif seperti yang terdapat di kamar mandi sering kali diuji paparannya antara 24 hingga 96 jam. Komponen struktural galvanis yang digunakan di luar ruangan seringkali mendapat paparan 8000-10,000 jam.
6. Tes sekunder atau tes lanjutan apa yang direkomendasikan dengan tes ASTM B117?
ASTM D610 sering digunakan untuk menilai laju korosi pada sampel baja yang dicat. itu juga dilengkapi dengan ASTM D714 yang akan mengukur tingkat melepuhnya sampel baja cat
ASTM D3359 adalah uji adhesi pita yang sering digunakan untuk mengevaluasi adhesi lapisan setelah uji kabut semprotan garam ASTM B117. Micom Laboratories menawarkan pengujian ASTM D3359 sebagai bagian dari layanan pengujian Pelapisannya. ASTM D1654 digunakan sebagai uji inspeksi akhir untuk menentukan tingkat rambat karat pada spesimen Anda.
7. Apakah ASTM B117 satu-satunya uji korosi yang tersedia?
ASTM B117 adalah metode pengujian pertama yang diakui di seluruh dunia dan diterbitkan pada tahun 1939. Sejak saat itu, teknik yang lebih canggih telah dikembangkan, yaitu ASTM G85 – Praktik Standar untuk pengujian Semprotan Garam Modifikasi. Praktek ini sebenarnya terdiri dari 5 atmosfer korosif yang berbeda:
- Uji Semprotan Garam Asam Asetat (sering digunakan pada pelapisan kromium dekoratif pada baja)
- Uji Kabut Garam Asam Siklik (pengujian pengelupasan kulit pada beberapa paduan aluminium)
- Uji Kabut Air Laut Sintetis yang Diasamkan (sering digunakan untuk menguji paduan Aluminium)
- Uji Semprotan Garam/SO2 (korosi eksfoliasi/serangan antar granular)
- Uji Kabut Siklik Elektrolit Encer (Evaluasi Lapisan Pelindung Industri)
ASTM D5894 menggabungkan paparan semprotan garam dengan penuaan akibat sinar matahari.
SAE J2334 agak mirip dengan siklus ASTM G-85 tetapi dengan larutan elektrolit yang berbeda
Pengujian korosi siklik GM 9540, agak mirip dengan SAE J2334